A. Kormophyta Berspora
Tanaman lumut sebenarnya merupakan perlihan antara tumbuhan bertalus dan berkormus, namun sering digolongkan kormophyta berspora. Tumbuhan lumut sudah memiliki struktur yang menyerupai akar, batang, dan daun. Di tempat-tempat yang lembap. Misalnya, pada jam-jam yang ada di lapuk, Bangunan yang tidak terawat, di selokan, kamar, mandi, dan di sekitar sungai sering kita temukan tumbuhan lumut. Penampilannya menyerupai permadani yang melapisiakan.
1
Lumut (Bryophyta)
Lumut adalah kelompok tumbuhan yang telah beradaptasi dengan lingkungan darat. Kelompok tumbuhan ini penyebarannya menggunakan spora dan telah mendiami bumi semenjak kurang lebih 350 juta tahun yang lalu. Pada masa sekarang ini Bryophyta dapat ditemukan disemua habitat kecuali di laut.
Dalam skala evolusi lumut terletak di antara ganggang hijau dan tumbuhan berpembuluh (tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji). Persamaan antara ketiga tumbuhan tersebut adalah ketiganya memiliki pigmen fotosintesis berupa klorofil A dan B, dan pati sebagai makanan utama. Lumut dapat dibedakan dari tumbuhan berpembuluh terutama karena lumut (kecuali Polytrichales) tidak memiliki sistem pengangkut udara dan makanan. Selain itu lumut tidak memiliki akar sejati, lumut melekat pada substrat dengan menggunakan rhizoid. Siklus hidup lumut dan tumbuhan berpembuluh juga berbeda.
Sebuah.
Ciri-Ciri Lumut
Ciri-ciri lumut umum adalah sebagai berikut:
🍃 Berwarna hijau, karena sel-selnya memiliki kloroplas (plastida).
🍃 Struktur mayat masih sederhana, belum memiliki jaringan pengangkut.
🍃 Proses pengangkutan air dan zat mineral di dalam tubuh berlangsung
secara difusi dan dibantu oleh aliran sitoplasma.
🍃 Hidup di rawa-rawa atau tempat yang lembab.
🍃 Ukuran tinggi tubuh ± 20 cm.
🍃 Dinding sel tersusun atas sellulose.
🍃 Gametangium terdiri atas anteredium dan archegoniom.
🍃 Daun lumut tersusun atas selapis sel berukuran kecil mengandung
kloroplas seperti jala, kecuali pada ibu tulang daunnya.
🍃 Hanya mengalami pertumbuhan primer dengan sebuah sel pemula
berbentuk tetrader.
🍃 Belum memiliki akar sejati, sehingga menyerap air dan mineral dalam
tanah menggunakan rhizoid.
🍃 Rhizoid terdiri atas beberapa lapis deretan sel parenkim.
🍃 Sporofit terdiri atas kapsul dan seta.
🍃 Sporofit yang ada pada ujung gametofit berwarna hijau dan memiliki
klorofil, sehingga bisa melakukan fotosintesis.
Alat kelamin (gametangium)
tumbuhan lumut ada dua, yaitu alat kelamin jantan (anteredium) dan alat kelamin
betina (arkegonium). Anteredium mempunyai struktur berbentuk gada yang memiliki
tangkai anteridiofor. Arkegonium berbentuk botol yang dilengkapi dengan tangkai
arkegoniofor.
Dinding sel tumbuhan
lumut tersusun atas selulosa. Didalamnya terdapat plastida yang mengandung
klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis. Lumut mengalami pertumbuhan
memanjang dan tidak membesar. Pada ujung batang terdapat sel pemula (titik
tumbuh). Sel pemula berbentuk bidang empat (tetrad) atau kerucut terbalik dan
membentuk sel-sel baru ketiga arah menurut sisinya.

Tidak ada komentar: